Aku Sang Rusa Tutul
Dipuja-puja banyak orang
Aku dekat dengan penguasa
makan minum diberi tanpa henti

Aku Sang Rusa Tutul
Dielus lembut jemari banyak orang
Bebas berbuat sesuka hati
berlarian, buang air kesana kemari

Aku Sang Rusa Tutul
tinggal di istana yang megah
Makanku setara kelas menengah
Kawanku pun banyak, berkeliaran sepertiku

Tapi, meski hidupku nikmat
Aku tetaplah aku
Sang Rusa Tutul
seekor hewan tanpa akal dan karya
Hidup di tengah kemewahan
tapi tidak menyadarinya

Jika aku punya akal,
mungkin akan kupakai berpikir keras
mengapa masih ada manusia bodoh
yang hidupnya bergelimang nikmat, diberi akal dan karya,
tetapi masih berpikir dan bertindak seperti aku dan kawananku
tak peduli sekitar dan baik buruknya tindakan

Bogor, 18 Agustus 2015
by ulilahsan
photo credit: ulil
at Halaman Istana Bogor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s