Assalamu Alaikum !

Akhirnya ke Purwokerto, berjumpa lagi dengan patung-patung kesatria yang menghiasi kota ini. Kali ini acaranya adalah event tahunan HMPPI, Rapat Tengah Periode yang disingkat “ertepe“, tuan rumahnya HIMATETA UNSOED.

Berangkat hari Rabu 28 November 2012, jam 19.00 WIB naik bus efisiensi dengan waktu tempuh 4 jam kurang 3 menit hingga tiba di Terminal Purwokerto, Pertanyaannya, “berapakah keliling ban bus efisensi tersebut???” 

Lhooo…….????? kok larinya ke pertanyaan kayak gitu….. SKIP!!!

Tiba di Purwokerto, nginap di rumah Ridwan (Ketua panitia acara), esok harinya ngebolang di kampus Pertanian UNSOED dan akhirnya bertemulah dua gadis manis dari UNSOED yang rela menemaniku untuk berwisata kuliner. Siapakah mereka??????

Enggg…..ingggg…….engggg……!!!!

Fira dan Julia

Mereka Fira dan Julia yang senantiasa menemaniku untuk berwisata kuliner di Purwokerto. Sebelumnya kami makan bareng di Lumpia Boom. Sekarang kita makan bareng lagi di Soto Sokaraja. Dua gadis ini adalah orang-orang luar biasa lho!, Fira itu panglima aksinya anak-anak di acara WFD tanggal 2 Desember sedangkan Julia itu “Ibu Negara” HIMATETA UNSOED, hehehehe. Udah ah ngomongin mereka, ntar ke-Ge’eran lagi.

Kalau aku mengunjungi berbagai tempat, tak lupa menanyakan “Makanan yang khas di sini apa ya???“. Untuk kunjungan yang kesekian kalinya ini di Purwokerto, Aku ditemani Fira dan Julia memutuskan untuk ke Soto Sokaraja, katanya enak. Kami pun langsung menuju ke lokasi pusat jualan Soto Sokaraja. Melewati jalan-jalan kota Purwokerto yang berliku, kami tiba di Jalan Bank. Aku heran, mengapa ini disebut Jalan Bank ?. Pertanyaan itu buyar saat melihat banyak papan-papan yang bertuliskan “Soto Sokaraja Asli”. Sekilas terlintas di pikiran, jalan ini mirip dengan sekitaran Kadipiro, Jogja yang terkenal dengan Soto Kadipiro-nya. Berbagai warung mengklaim Soto Kadipiro Asli dengan mencantumkan tanggal berdirinya.

Kami memutuskan untuk memarkir motor di depan sebuah warung Soto Sokaraja yang tampaknya agak ramai, dengan berjejer mobil-mobil mewah yang parkir di depannya. Abis markirin motor, tiba-tiba aku lihat plangnya, lho? Mana tulisan Soto Sokarajanya???. Pertanyaan kedua terngiang lagi setelah yang tadi tentang Jalan Bank. Lalu kami masuk dan pesan makanan.

Soto Jalan Bank

Aku dan Julia memesan Soto pakai daging sapi, sedangkan Fira cuma air putih. Taulah dari penampilan kita bisa tebak, mungkin sedang berdiet. Hehehehe……, peace Fira😀 (y)
Sambil nuggu pesanan dibawain, pandangan kami berkutat pada sekitar dinding-dinding warung. Tata ruangnya sederhana, tradisional dan di dindingnya banyak foto-foto jadul terpampang. Paling besar gambar kakek nenek yang ada di belakang foto Fira dan Julia di atas. Mungkin itu pemilik awal warung ini.

Akhirnya pesanan datang, Soto Daging dan teh tawar plus sambel kacang. Penampilannya terlihat ramai ditambah lagi dengan banyaknya potongan daging sapi yang nampaknya empuk memenuhi permukaan mangkuk. Dari berbagai sumber yang saya dapat, ciri khas Soto Sokaraja ada tauge, soun, krupuk warna warni. Dalam hati “Ohhh…. ini toh Soti Sokaraja”. Aku mencicipi terlebih dahulu, rasanya biasa saja sama kayak soto daging, kemudian Julia menegur dan menunjukkan bahwa ini racikannya ditambah sambel kacangnya dulu biar enak. Owwwhhhh…… Begitu ya….. :D 
Dan aku lupa satu bumbu yang menjadikannya aliran Soto Sokaraja adalah sambel kacangnya.  Langsung aja aku sruduk 3 sendok sambel kacang  dicampur ke sotonya dan diubek-ubek pake sendok trus sllllrrrrruuuuppp…….

Nyyyaaaaaammmmmm…… Mantap buanget rek…!!!!

Soto Sokaraja
Soto + Sambel Kacang + Teh Tawar
Soto + Sambel Kacang + Teh Tawar

Sensasinya mantap, dicampur sama potongan lontong sebagai sumber karbohidratnya, ada gurih dan kriuknya ditambah rasa dari daging sapi yang empuk dan ditambah lagi senjata pamungkasnya sambel kacang, itu yang bikin khas. Mungkin bagi beberapa orang yang terbiasa dengan Soto kuah yang encer dan berwarna agak kuning itu, awalnya Soto Sokaraja ini belum pas dengan lidah mereka. Contohnya saja Julia, awalnya dia kurang suka karena terbiasa dengan Soto Kudus dan sejenisnya, namun lama kelamaan suka dengan Soto Sokaraja ini. Kalau diriku memang suka, karena ada sedikit padanan bumbu dengan Coto Makassar, yaitu ada unsur kacangnya. I Love Peanuts pokok’e…..

Sudah kenyang, duduk sejenak dan capcus. Pas bayar, ternyata rogoh koceknya dangkal alias gak dalem, standar mahasiswa. Dua Porsi Soto, krupuk dan air botolan cuma Rp 23.000,- dan itu pantas bagi pelancong sepertiku. Kami keluar dan dua pertanyaan itu terlintas kembali tentang mengapa ini disebut jalan Bank dan mengapa namanya Soto Sokaraja tapi plang bertuliskan Soto Sokaraja gak ada, adanya Soto Ayam Jalan Bank H. Loso.

Jawabannya adalah, disebut Jalan Bank karena ujung jalannya terletak diantara Museum Bank BRI dan Bank BRI, makanya disebut Jalan Bank padahal nama sebenarnya adalah Jalan RA. Wiraatmaja.
Pertanyaan kedua kenapa gak ada papan nama identitas Soto Sokaranya ya? Nahhh….. itu karena, kita makannya di Soto Ayam H. Loso. Soto ini ada tambahan racikan yang berbeda dengan soto-soto Sokaraja yang lain seperti adanya potongan kriuk berwarna kuning yang bikin cita rasanya berbeda, namun Soto H. Loso ini tetap merupakan aliran Soto Sokaraja dengan ciri-ciri ada tauge, soun, krupuk warna warni dan sambel kacang. Tapi, kalau kita cari Soto Sokaraja, kebanyakan diarahinnya ke Jalan Bank ini.

Sekian dulu ya jalan-jalan kuliner kita di purwokerto kali ini,
Tunggu Jalan-jalan saya berikutnya,
yang abis baca tulisan ini, kalau mau kuliner khas di tempatnya diceritain di blog ini silahkan hubungi saya ya,
tapi syaratnya, makannya ditraktir…. heheheheeh (ngarep)

See you….

Wassalam….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s