Tahukah anda dengan lumpia? Jajanan khas yang sering didapatkan di daerah jawa khususnya jawa tengah. Lumpia merupakan makanan berbentuk seperti dadar gulung yang berisi daging, potongan sayuran, dan lain-lain kemudian digoreng.

Aku, Julia, Singgih, Vira

Kali ini saya berwisata kuliner di Purwokerto, Jawa Tengah. Tepatnya di sela-sela serangkaian acara seminar nasional yang diadakan oleh teman-teman Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (HIMATETA) Universitas Jendral Soedirman (UNSOED). Salah satu rangkaian acaranya adalah pertandingan futsal antar angkatan. Mereka menyajikan pertandingan yang seru dan menawan apalagi dimainkan oleh para wanita. Merupakan pertandingan yang tidak biasa dan bertujuan meningkatkan sportivitas dan persatuan mahasiswa di sana.

Setelah menyaksikan pertandingan futsal hingga siang hari, perut ini mulai keroncongan kemudian bersama Deni mendapat ajakan makan siang di sebuah kedai sekitar UNSOED. Sesampainya di kedai, tampak dari depan seperti tempat makan biasa yang marak untuk anak muda selama ini. Saat di dalam kedai, terpampang banyak gambar besar memenuhi dinding kedai yang menunjukkan menu-menu yang disajikan. Saat itu perasaanku tampak biasa saja melihat gambar menu yang ditawarkan.

Kedai itu menyajikan menu utama adalah lumpia. Dalam pikiranku lumpia memang makanan khas yang ada di Jawa Tengah, jadi wajarlah jika lumpia banyak dijajakan di Purwokerto. Akupun memesan seporsi Lumpia Bom isi cumi dengan pasangannya es teh. Setelah menunggu beberapa menit, tiba-tiba aku kaget melihat ukuran lumpia yang saya pesan tadi.  Tidak biasanya dan bahkan pertama kali saya melihat lumpia sebesar itu. Ukurannya sekitar 15-20 cm berisi daging, telur dadar, wortel, dan sayuran cincang. Disajikan bersama nasi dan lalapan beserta sambal yang super pedas. Rasa dari lumpia ini tidak diragukan lagi. Sangat enak dan bikin kenyang untuk satu porsinya. Harganya juga terjangkau oleh mahasiswa.


Sambil menikmati lumpianya, baru tersadar ada semangkuk sup di hadapanku yang telah dipesan oleh Julia. Supnya tampak biasa, namun namanya yang menggelitik membuatku ingin mencicipinya. Namanya adalah Sup Dangdut. Rasa memang menggoyang lidah kita bak tersihir alunan lagu dangdut, rasanya enak serta pas untuk nasi dan lumpianya.

So, jalan-jalan di Purwokerto atau kunjungan di UNSOED tidak lengkap rasanya kalau tidak mencicipi Lumpia Bom dan Sup Dangdut yang khas. Jangan khawatir dengan harga, karena sesuai dengan kantong mahasiswa. Dijamin lezat dan kenyang. Apalagi jika ditemani oleh teman-teman dari UNSOED.

Yogyakarta, 24 April 2012

2 thoughts on “Lumpia Bom

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s