Dia adalah sahabatku, menemaniku sejak duduk di bangku kelas 2 SMU. Tempat jemariku menuliskan ide-ide brilian dan tempatku menuangkan rasa dan cita-cita. Tempat menyimpan mimpi yang akan diwujudkan.

Dia adalah teman yang telah berpindah dari berbagai tangan. Pemilik pertama, kemudian ke tangan Bapakku lalu sampai padaku. Namun tak pernah terlupakan engkau sahabat yang telah pergi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s