Kuliah pertama analisis pangan saat itu sangat menarik………
Di kuliah semsester 3 ini banyak hal bari yang membuat saya terpingkal kagum dan kaget…
Kebiasaan yang sering saya lakukan setiap hari terungkit dalam pembicaraan dosen mengenai kebiasaan mengkonsumsi teh sehabis makan…….  Gimana kelanjutannya ???????
Chek it out……Minuman pendamping makan saya setiap hari adalah teh (hampir setiap hari), terasa nikmat ketika beberapa suap nasi masuk kemudian dilanjutkan dengan dorongan es teh yang menyegarkan tenggorokan. Terbayang saat saya sedang mengikuti kuliah analisis pangan untuk semester 3. Slrrrrrppp………
Dengan fokus memperhatikan, muncul pembicaraan “Jangan minum teh sehabis makan, karena akan mengikat zat besi di dalamnya”, ujar bu dosen. Lanjut gan…!!!!Teh merupakan minuman yang tersebar luas di Indonesia, diminum oleh semua kalangan. Teh memiliki berbagai manfaat antara lain, sebagai antioksidan, memperbaiki sel-sel yang rusak, mencegah kanker, mengurangi resiko penyakit jantung dan mengurangi kolesterol. Teh juga banyak digunakan sebagai minuman ringan untuk relaksasi dan terapi kesehatan. Di dalam teh terdapat berbagai macam zat yang sanat bermanfaat  yaitu, polifenol, vitamin A, C dan E. Polifenol berfungsi untuk menangkal radikal bebas yang masuk dalam tubuh. Kandungan vitamin A yang berbentuk betakaroten sangat bermanfaat dalam tubuh. Vitamin C sebagai antioksidan dan sebagai penjaga ketahanan tubuh atau imunitas. Dan vitamin E menjaga kehalusan kulit dan mencegah penyakit jantung. Waaahhhh.. begitu banyak manfaat yang bisa diambil dari mengkonsumsi teh.

Lohhh, tp kenapa teh tidak dianjurkan dikonsumsi sehabis makan dan apa hubungannya dengan zat besi????
Next…… Kita bahasa zat besi dulu yaaa……..

Zat besi merupakan komponen yang sangat penting dalam pembentukan sel darah merah. Zat besi banyak diperoleh dari makanan, terutaman makanan hewani, kacang-kacangan dan sayuran berwarna hijau tua. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan animea atau yang awam disebut kurang darah. Kebutuhan akan zat besi dalam tubuh memang dalam jumlah sedikit, namun juga tidak boleh berkurang. Kekurangan zat besi menimbulkan banyak efek dalam tubuh, misalnya, pusing, mual, lesu dan lain-lain. Zat besi juga berperan penting dalam pengasupan oksigen ke paru-paru.

Tidak dianjurkan meminum teh setelah makan. Hal ini karena teh mengandung zat yang dinamakantanin. Ketika kita mengkonsumsi teh sehabis makan, zat besi yang terkandung dalam makanan yang masuk akan diikat oleh tanin dan akan dikeluarkan bersama tanin melalui feses ataupun lewat urin. Orang yang lebih sering mengkonsumsi teh setelah makan akan lebih cepat terkena animea, karena zat besi yang tadinya akan digunakan untuk membentuk sel darah merah malah keluar bersama tanin. Rugi kan……..
Pada ibu-ibu hamil, kekurangan zat besi akan mengurangi kadar hemoglobin (Hb) dan akan mempengaruhi pertumbuhan janin.

Pada berbagai studi dan penelitian pada pengkonsumsi teh setelah makan dan orang yang tidak mengkonsumsi teh setelah makan, menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi teh setelah makan memiliki kadar Hemoglobin (Hb) yang rendah dibandingkan dengan orng yang tidak mengkonsumsi teh setelah makan.  Untuk itu, tidak dianjurkan minum teh setelah makan. Menurut riset, minum teh paling tidak satu jam sebelum atau setelah makan akan mengurangi daya serap sel darah terhadap zat besi 64%. Untuk itu, sebaiknya kita mengkonsumsi air putih setelah makan atau setidaknya mengganti teh dengan air jeruk yang bervitamin C karena akan lebih mengurangi resiko penurunan kadar hemoglobin.

Nah…. gitu sedikit penjelasan ilmihanya…
Tapi, dengan adanya fakta ini juga tidak mengaruskan kita untuk berhenti mengkonsumsi teh. Namun dianjurkan untuk tidak mengkonsumsinya setelah makan. Paling tidak diberikan jeda satu atau dua jam sebelum atau sesudah makan karena rentang waktu itu diperkirakan cukup untuk usus 12 jari dan usus halus menyerap makanan. Selain itu, dianjurkan untuk menjadikan teh sebagai konsumsi di saat-saat santai atau relaksasi.

Semua bahan pangan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, namun kita harus lebih cerdas dalam mengkonsumsi dan menyatupadukannya untuk kebutuhan kita. Telaah baik-baik bahan makanan yang akan kita santap, jaga kesehatan dan pola makan kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s